Translate

Minggu, 09 Februari 2014

Bacalah dan temukanlah sesuatu dariku

Aku Pingin

Pingin berasal dari kata dasar “ingin”
Ingin mempunyai pengertian suatu perasaan untuk memiliki suatu benda atau barang tertentu yang apabila terpenuhi akan membuat hati senang dan jika tidak terpenuhi menimbulkan rasa kecewa dan tak jarang memunculkan tindak kriminal. Dan yang lebih penting sering kali benda/barang itu tidak terlalu penting atau bahkan tidak terlalu dibutuhkan yang sebenarnya jika kita tidak mendapatkannya tidak ada aktivitas yang terganggu.
Yang namanya keinginan selalu sangat mengganggu, walaupun itu normal. Terlebih pada mereka yang selalu ingin tampil modis danuptudatee, pokoknya ngga mau ketinggalan zaman. Orang-orang seperti ini memiliki rasa ingin yang sangat tinggi dan susah dibendung mungkin tidak terlalu problematik kalau mereka kelebihan materi tapi jika mereka dari kalangan yang hanya cukup, maka hal ini akan menimbulkan masalah. Tapi yangn namanya rasa ingin tetap akan memunculkan masalah tak peduli kau kaya atau miskin. Apalagi yang namanya remaja, rasa inginnya sangat tinggi. Padahal secara realistis mereka tak punya kemampuan untuk memenuhinya sendiri, mereka menggangtungkannya kepada orang tua mereka. Nah.... Saya punya cerita nih!
Pada zaman dahulu kala...eh..maksudnya baru kemarin kemarin sekitar pertengahan bulan Januari saya punya teman berulang tahun ke-17,kita kita si bilangnya sweet seventen. Cuma info! Ini anak cewe lho, anak IPA lagi.
            Ceritanya ini anak dibuatin surprice party sama ortunya (Waduuuh senengnya 
) teruss waktu selesai tiup lilin ditanya sama orang tuanya “What do you wish?” (sumpah loe??mereka nanyanya gitu?) heheh... engga ding mereka tanya tadi harapan mu apa? Trus nih anak jawab “aku Cuma berharap kita akan hidup bahagiadan selalu mendapat perlindungan juga Ridho Allah SWT” (idiiiih nih anak, sok dewasa and sok bijak banget,padahal??...iya sih)
            Asal punya usul, nih anak tanya ke ibunya “ Bu, hadiahnya mana?” karena ibunya baik hati dan sayang anak maka so pasti jawabnya “minta mulu jadi anak” eh maaf maksud saya”iya,mau minta apa?”. Dengan penuh semangat ini anak jawab. “bu aku tuh Cuma pingin punya motor pribadi + SIM, laptop yang core 1.5. android, sepatu eager buat hiking, tas sophi paris edisi terbaru dan bla... bla... blaa ( Maksudnya masih banyak lagi dan saya maless nulisnya. Heheh). Trus ibunya jawab “Pilih salah satu yang paling kamu inginkan” eh ini anak malah ngambek trus masuk ke kamaranya sambil banting pintu dan ga keluar sampe besok pagi trus sampe di sekolah dia cerita sama saya.
Inilah yang namanya keinginan bisa membuat orangn sangat sensitif. Kalo saya pribadi si hampir ngga pernah minta sesuatu sama ortu especially buat barangn-barang yang bisa dibilang keperluan khusus misalnya baju, sepatu tas, beserta kawan-kawannya. Tapi kalo tentang sekolah masih minta lah, so pasti. Bukan ngga pingin tapi bapak saya bilang. “Kalo masih sekolah itu nikmatin aja apa yang ada, jangan ngeluh kalau terlampau sederhana sampai-sampai kamu dibilang ketinggalan zaman. Karena rasa puas akan muncul saat kamu bisa mendapatkannya sendiri dengan pengorbananmu sendiri, selalu ada opportunity cost” (Widih bapak gua bijak banget deh). Intinya si apapun yang dikasih orang tua diterima aja dan jangan pernah meminta. Percaya deh orang tua kita lebih tau mana yang terbaik buat kita. Yang pasti mendapat yang kamu butuhkan jauh lebih penting dari pada mendapat yang kau inginkan. Karena sebenarnya saat orang tua memberi setipa yang kita inginkan mereka mengajarkanmu boros, sombong, riya dan menjadikanmu kurang bersyukur!
Jadi kesimpulannya kendalikan keinginanmu dengan baik atau ras aingin itu akan membawamu pada perilaku boros yang sesungguhnya dibenci Allah SWT (QS. Al-Isra:29) juga akan berdampak pada kemiskinan dan kesengsaran.

Maaf banget kalau anak 16 tahun dan berani kasih nasehat padahal belum banyak banget pengalaman. (Anda penasaran???engga deh basa aja.Heheh)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar